Masa transisiku
sebagai siswa putih biru menjadi putih abu-abu baru saja mulai. Banyak orang
bilang jika masa putih abu-abu itu adalah masa yang paling indah, dimana kita
akan menemukan apa itu arti persahabatan, kenakalan remaja, bahkan kamu akan
menemukan dan menjalani kata sakral yang dibilang “CINTA”..... Jika kamu
beruntung.
Perkenalkan
namaku Prabu Prasetya Meifa. Aku seorang laki-laki pemalu bertubuh kurus
krempeng seperti tengkorak hidup, punya kepribadian yang lebih suka menyendiri,
tidak akan banyak bicara bila bertemu dengan orang yang baru dikenal dan juga
cupu. Tapi sebenernya aku ini gak cupu-cupu amet, aku ganteng juga jika dilihat
dari puncak gunung himalaya pake kaca pembesar hehe.
Dulu aku seorang
siswa sebuah sekolah swasta di Surabaya. Jujur sekolahku itu gak bagus-bagus
amet dari sekolah SMA lainnya diwilayah surabaya dan aku bingung apa yang bisa
aku banggain dari sekolahku ini. Namun dari tempat inilah aku menemukan apa itu
arti persahabatan dan juga cinta seperti apa yang banyak orang katakan jika
masa SMA itu adalah masa yang paling indah ketika kita menimba ilmu.
Awal hariku
menimba ilmu diawali dengan pertemuanku dengan sahabat setiaku yang selalu
menemani dan melindungiku seperti power ranger. Dia adalah Farid. Pertama aku
kenal dia aku takut, karena badan dia itu besar terus kulitnya hitam dan
mukanya sangar. Dalam hati aku berkata “ini anak pasti calon preman disekolah
ini”. Tapi aku gak menyangka jika dia itu
muka preman hati hello kitty.
Aku masih ingat
pertama kali aku berkenalan dengan farid. Dia duduk dibangku yang sama denganku
depan kelas dengan memakai sebuah tongkat penyangga kaki. Dia tanya “nama kamu
siapa?”
“prabu” jawabku dengan perasaan takut kerena muka dia seperti preman.
“ohh, kenalin aku farid, aku gak punya teman disini jadi nanti bisa tolong antarkan aku ke kelas kan? soalnya aku agak susah jalan gara-gara habis kecelakaan”
Sebagai manusia
yang baik yang diajari budi pekerti (cieeeeeeeee) tentu aku pasti tidak akan
menolak permintaannya dia sebagai mana yang diajarkan orang tuaku “bantulah
orang yang kesusahan karena tuhan akan membalasnya dengan pahala yang
berkali-kali lipat”. Bijak bangetkan.
“oke rid”
mengiyakan permintaan tolong farid. Tak disangka ternyata dia satu kelas
denganku yaitu kelas X-2. Secara otomatis aku punya satu temen yang bisa diajak
bicara selama aku mengenal teman-teman yang lain.
Benar apa
pepatah jika indonesia itu negara yang mempunyai banyak keanekaragaman suku dan
budaya. Didalam kelasku aku punya teman-teman dari berbagai penjuru jawa timur.
Ada yang dari madura, lamongan, blitar, madiun, malang bahkan ada yang dari ponorogo
setengah jepang. Hebatkan.
Kebanyakan
seorang siswa yang masuk sekolah baru akan berfikir 4 hal seperti berikut yaitu:
1) apakah mereka bisa menemukan teman baru yang asik, 2) apakah kita bakal
dipalakin kakak kelas, 3) apakah ada teman atau kakak kelas cewek yang bisa diajak
kenalan, dan terakhir yang bikin keringat dingin keluar adalah apakah guru-guru
disini pada muka gozilla hati hello kitty atau sebaliknya muka hello kitty tapi
hati gozilla.
Kenapa hal no 4
membuat kita berkeringat dingin, karena bagi siswa/i yang niat sekolah mencari
ilmu, faktor seorang guru yang baik hati itu menjadi faktor penentu kebetahan
kita dalam belajar.... bagi yang niat saja. Tapi kalau yang gak niat sih faktor
kenyamanan mereka adalah teman sekelas yang cantik/ganteng kemudian bisa
dimodusin dan teman yang memiliki visi dan misi yang sama (biasanya calon
preman-preman disekolahan nih). Gimana setuju dengan pendapatku? Yang setuju
berarti kamu termasuk siswa/i yang gak niat sekolah. Hayooo hati-hati dimarahin
mama.
Kelas X-2 adalah
kelas yang menurutku aman jika kamu duduk di kursi daerah jalur 3 dan 4. Kenapa
jalur 3 dan 4 karena jalur 1 dan 2 telah dikuasai oleh mafia putih abu-abu.
Disana telah terjadi perpaduan antara penghuni lama dan penguni baru. Anak-anak
yang tidak naik kelas dan anak-anak baru yang ingin menjadi penerus mafia putih
abu-abu kemudian tidak naik kelas. Loh.
Boss mafia dari
jalur 1 dan 2 adalah ricky lalu isfandy sebagai wakilnya. Mereka adalah
penghuni lama kelas X-2. Tugas mereka adalah membimbing para penghuni baru agar
meneruskan tradisi mereka yaitu menjadi mafia putih abu-abu kemudian tidak naik
kelas. Sebagaimana Tradisi yang ada bahwa penghuni baru harus menuruti perintah
penghuni lama. Menakutkan bukan.
Mungkin jika
ricky dan isfandy datang menghampiri aku trus mereka bilang : “hei kamu,
serahkan kepala kamu”. Mungkin aku akan segera melepas kepala dari tubuhku lalu
meninggalkan bumi ini menuju surga... jika amal dan ibadahku diterima
disisiNya.
Pada intinya
kelas X-2 telah dibagi menjadi dua kubu. Yaitu kubu surga yang diisi para
siswa/i lugu, baik hati dan niat menimba ilmu di jalur 3 dan 4. Dan kubu neraka
yang berisi mafia-mafia putih abu-abu yang ingin menguasai kelas lalu menaklukan
sekolahku seperti mutan-mutan dalam film power ranger yang ingin menguasai bumi
dijalur 1 dan 2.
Bayangkan jika
mafia putih abu-abu telah menguasai sekolah ini. Setiap hari anak-anak baru
akan dipalakin. Dimulai dari uang, barang bahkan jika mereka minta celana dalam
kita pun harus ikhlas menyerahkan. Suasana pelajaran dikelas akan menjadi
neraka. Tidak akan bisa konsentrasi belajar untuk siswa/i yang niat untuk menimba
ilmu seperti aku. Sudah bodoh makin bodoh. Aku kan pengen jadi anak yang
cerdas, baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung.
Jika aku jadi
orang cerdas, aku akan sukses dalam karirku dimasa depan. Menghasilkan banyak
uang. Hidup kaya raya penuh cinta. Kemudian punya istri cantik jelita dan hidup
bahagia selamanya (asoy). Syukur-syukur istriku adalah melody JKT48. Ketika aku
melamarnya aku bilang “mel, kupinang kau dengan bismillah”. Dia setuju dan kami
hidup bahagia selamanya. Loh di jamanku SMA kan JKT48 belum ada. Lupakan
bagaian melody tadi.
Sedikit demi sedikit dengan berjalannya waktu, aku mulai
bisa menerima nasibku untuk menimba ilmu disekolah yang sebagian besar muridnya
adalah mafia. Tips dariku untuk kamu jika tidak ingin dibully oleh para mafia
putih abu-abu adalah : 1) jangan menciptakan suatu gebrakan yang menarik
perhatian mereka. Misalnya kamu joget aserehe didepan kelas setiap tidak ada
guru. Atau kamu menembak kembang kelas yang paling mempesona untuk jadi pacar kamu
tapi secara tidak kamu sadari bahwa dia adalah target dari para anggota mafia.
Aku sarankan jangan. Tapi jika kamu tetep nekat ya silahkan. Jangan salahkan
aku jika terjadi hal-hal yang mengancam keselamatan jiwa kamu. 2) jangan
menampilkan muka lugu dan cupu didepan mereka. Belajarlah menampilkan muka cool
tapi jangan belagu. 3) sapalah mereka dengan kata-kata “permisi kak” setiap
bertemu mereka. Jika kamu beruntung maka kamu akan lolos dari pembully-an
mereka tapi jika apes ya rasakalah masa-masa kamu akan dibully. 4) tips yang
terakhir adalah keluarlah dari sekolah kamu saat ini carilah sekolah baru. Jika
disekolah baru nasibmu tidak lebih baik dari sekolah sebelumnya maka ulangilah
tips 1 sampai 4 tadi.
Penasaran tips nomer berapa yang aku gunakan untuk
menghindari para mafia abu-abu, maka tips itu adalah tips nomer 5. Ini tips
bukan untuk dibagikan. Ini rahasia pribadi agar aku terhindar dari mereka. Tapi
karena tips nomer 5 akanku tuliskan dalam buku ini maka tips ini sudah tidak
bersifat rahasia lagi. Huhuhu sedih.
Tips nomer 5 adalah dekatilah anggota mafia abu-abu yang
memiliki muka gozilla hati hello kitty dan ia memiliki hubungan baik dengan
boss genk itu. Bertemanlah baik dengan dia, jika dia berbuat menyimpang
hindarilah. Pura-puralah menjadi anak menyedihkan seperti kucing sepatu boots.
Kucing menyedihkan yang memiliki muka menggemaskan. Dengan begitu kamu akan
terhindar dari pembullya-an karena setiap akan dibully maka teman kamu itu akan
berkata pada boss genk “dia temanku, jangan dibully”. Boss genk hatinya luluh
dan selamat kamu terhindar dari pembully-an. Temanku yang memiliki ciri-ciri
diatas adalah Farid. Gak salah aku berkenalan dengan dia diawal masuk sekolah
waktu itu. Hidupku aman selama di SMA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar